sumutbisa.online, Medan – Keluarga pensiunan polisi menjadi korban tawuran yang berujung penjarahan di kawasan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sabtu (4/4/2026) malam.
Informasi yang dihimpun, Minggu (5/4/2026), peristiwa tersebut dialami keluarga purnawirawan polisi, Horas Hutahuruk, di kawasan Titi I, Kelurahan Belawan Sicanang.
Tawuran yang terjadi disebut telah menjurus pada aksi kekerasan dan teror terhadap warga, yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melakukan penjarahan.
Kerusuhan pecah sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Titi I dan meluas hingga ke Lingkungan I. Situasi mencekam membuat warga resah dan ketakutan, hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan.
Namun, menurut Horas Hutahuruk, laporan yang disampaikan warga tidak mendapat respons yang memadai.
“Pengaduan kami kurang mendapat tanggapan. Kami kecewa karena seolah diabaikan,” ujarnya.
Ironisnya, di tengah kerusuhan tersebut, sekelompok pelaku mendatangi rumah korban dan melakukan penjarahan. Rumah yang juga digunakan sebagai kedai kelontong itu diacak-acak, bahkan pintu rumah dirusak.
Horas Hutahuruk bersama istrinya, Rosmawati, serta anak mereka, Cihiko, juga mendapat ancaman kekerasan dari para pelaku yang membawa senjata tajam.
Korban sempat berupaya melawan dan meminta bantuan warga sekitar. Namun, warga tidak berani menolong karena para pelaku mengancam akan membakar rumah menggunakan bahan bakar yang mereka bawa.
“Di saat kerusuhan itu, pelaku menjarah barang-barang milik kami, seperti dua sepeda motor, rokok, beras, dan barang lainnya,” kata Horas.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, serta Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yang dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan. (medanbisnisdaily.com)







