sumutbisa.online, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution kembali melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).
Pelantikan ini menuai sorotan karena dilakukan tanpa melalui seleksi terbuka sebagaimana lazimnya pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Dari empat pejabat yang dilantik, tiga di antaranya berasal dari Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Kondisi ini memperkuat kesan bahwa rotasi jabatan lebih bersifat penunjukan langsung, bukan hasil mekanisme seleksi kompetitif berbasis merit.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (2/1).
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya dan Penjabat Sekretaris Daerah Sumut Sulaiman Harahap.
Dalam sambutannya, Bobby Nasution secara resmi menetapkan para pejabat tersebut menempati jabatan barunya di lingkungan Pemprov Sumut.
Namun, tidak ada penjelasan mengenai proses seleksi, uji kompetensi, maupun asesmen terbuka yang biasanya menjadi bagian penting dalam pengisian jabatan eselon II.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Sri Suriani Purnamawati sebagai Direktur RSJ Prof M Ildrem, yang sebelumnya menjabat Direktur RSU Haji Medan.
Kemudian Illyan Chandra Simbolon dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Sumut, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.
Selanjutnya Rahmat Hidayat Siregar dipercaya sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumut, setelah sebelumnya menjabat Kepala BKAD Kabupaten Asahan.
Terakhir, Nurbaiti Harahap dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumut, yang sebelumnya menjabat posisi serupa di Pemko Medan.
Dengan pelantikan ini, jumlah pejabat eselon II Pemprov Sumut yang berasal dari Pemko Medan kian bertambah, sementara dari Pemkab Asahan tercatat dua orang.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait pemerataan kesempatan dan konsistensi penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Sumut, mengingat tidak pernah diumumkan adanya seleksi terbuka sebelumnya. (wol/man/d1)








Leave a Reply