Advertisement

Demo & Shalat Ghaib Hari ini, KAMMI Medan: APH Harus Terbuka & Tegas untuk Penindakan Pelaku Penyebab Bencana Ekologis Sumut

Medan, Jumat (9/1/2026) — Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medan menggelar Seruan Aksi dan Shalat Ghaib sebagai bentuk duka cita, solidaritas kemanusiaan, sekaligus tuntutan keadilan atas bencana ekologis yang terus melanda Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, dengan titik aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Shalat Ghaib dilaksanakan untuk mendoakan para korban bencana ekologis di Sumatera, yang hingga kini terus berjatuhan akibat kerusakan lingkungan yang masif, mulai dari banjir, longsor, hingga krisis ekosistem di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Ketua Umum PD KAMMI Medan M. Amin Siregar menyampaikan bahwa bencana ekologis yang terjadi bukan semata-mata bencana alam, melainkan akibat dari kejahatan struktural terhadap lingkungan yang dilakukan secara sistematis dan dibiarkan berlangsung lama.

“Doa kami panjatkan untuk para korban, namun aksi ini adalah bentuk tuntutan moral dan konstitusional agar negara hadir. Aparat Penegak Hukum harus mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku perusakan lingkungan yang menyebabkan bencana ekologis di Sumatera Utara,” tegasnya.

Menurut KAMMI Medan, lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan hidup telah memperparah kerusakan ekosistem dan memperbesar risiko bencana. Oleh karena itu, aksi ini menjadi bentuk tekanan publik agar APH tidak ragu menyeret aktor-aktor perusak lingkungan ke ranah hukum, baik individu maupun korporasi.

KAMMI Medan juga menegaskan bahwa kondisi lingkungan di Sumatera Utara saat ini sudah berada pada titik darurat ekologis, yang mengancam keselamatan rakyat dan keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.

“Sumut Darurat Ekologis bukan sekadar slogan, tetapi fakta pahit yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Jika kejahatan lingkungan terus dibiarkan, maka bencana akan terus berulang dan korban akan terus bertambah,” tambahnya.

Melalui aksi ini, KAMMI Medan menyerukan agar negara segera mengambil langkah serius dalam penegakan hukum lingkungan, pemulihan ekosistem, serta evaluasi kebijakan pembangunan yang merusak daya dukung alam.

KAMMI Medan berkomitmen untuk terus mengawal isu lingkungan hidup dan berdiri bersama rakyat dalam memperjuangkan keadilan ekologis di Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *