sumutbisa.online, Medan – AA, bocah berusia empat tahun yang menjadi korban peluru nyasar saat tawuran di Belawan, Medan, tengah menjalani operasi di RSUP Adam Malik pada Jumat (9/1/2026). Korban sebelumnya sempat dirujuk dari beberapa rumah sakit karena peluru senapan angin bersarang di bagian matanya. Ibu korban, Romanda Capriati Siregar (33), mengatakan bahwa tindakan medis mulai dilakukan sejak pagi hari. Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu perkembangan kondisi AA di ruang tunggu rumah sakit. “Dari jam setengah sembilan tadi operasinya. Ini saya masih di ruang tunggu,” kata Romanda kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Jumat (9/1/2026).
Sempat Dirujuk karena Alasan Peralatan
Romanda menyampaikan bahwa anaknya telah dirujuk ke RSUP Adam Malik dari RS USU sejak Rabu (7/1/2026) malam. Pemindahan ini dilakukan agar AA mendapatkan penanganan yang lebih memadai mengingat kondisi lukanya yang cukup serius.
“Katanya peralatan di RS USU kurang memadai makanya dibawa ke sini akhirnya,” ucap Romanda.
Ia berharap kondisi anaknya dapat membaik setelah prores pengangkatan proyektil dilakukan. Romanda juga mendesak pihak kepolisian agar menghukum pelaku yang menyebabkan anaknya terluka dengan hukuman seberat-beratnya.
“Ya semalam sudah dapat kabar ada pelaku yang ditangkap. Tapi belum tahu itu yang nembak atau bukan. Harapan saya pelaku dihukum seberat-beratnya,” kata Romanda. (kompas.com)







Leave a Reply