Advertisement

Bupati Samosir Beli Mobil Dinas Rp 3,1 Miliar, Masyarakat Protes Boros, Langgar Arahan Presiden, Siap Demo

sumutbisa.online, Samosir – Keputusan Bupati Samosir membeli mobil dinas senilai Rp 3,1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 memicu kecaman luas dari masyarakat dan aktivis sipil.

Kendaraan yang disebut-sebut sebagai mobil dinas termahal di Indonesia ini dinilai bertolak belakang dengan Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan efisiensi anggaran dan penghematan belanja pemerintah.

Sebagai bentuk protes, Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Peduli Masyarakat Samosir (KMMSPD) dijadwalkan menggelar unjuk rasa pada Kamis, 22 Januari 2026, di kantor bupati.

Aksi ini dipimpin oleh Ambrin Simbolon, yang menilai penggunaan APBD untuk mobil dinas mewah merupakan bentuk pemborosan di tengah kebutuhan rakyat yang masih mendesak.

“Instruksi Presiden jelas: efisiensi anggaran dan hentikan belanja yang tidak mendesak. Tapi faktanya, APBD 2025 justru dipakai untuk membeli mobil dinas Rp3,1 miliar. Ini mencederai semangat arahan Presiden dan merusak kepercayaan publik,” tegas Ambrin kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Ambrin menambahkan, pembelian mobil dinas tersebut tidak mendesak, mengingat kendaraan dinas sebelumnya masih layak digunakan. Sementara itu, sejumlah program prioritas masyarakat dalam APBD 2025 justru mengalami pemangkasan anggaran.

“Kami menuntut transparansi penuh terkait proses pengadaan, mulai dari perencanaan anggaran, dasar hukum, hingga mekanisme pengadaan. Selain itu, evaluasi atau pembatalan pengadaan mobil dinas ini harus dipertimbangkan, dan anggaran Rp 3,1 miliar dialihkan ke program rakyat,” tambah Ambrin.

Unjuk rasa besok melibatkan mahasiswa, pemuda, dan aktivis sipil sebagai bentuk kontrol publik terhadap pengelolaan APBD Samosir.

Sebelumnya, Sekda Samosir, Marudut Tua Sitinjak, membenarkan pengadaan mobil dinas tersebut. “Benar, ada pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Samosir pada 2025. Nilainya Rp 3,1 miliar melalui P-APBD dan merupakan mobil impor built-in langsung dari negara asal,” jelas Marudut.

Menurut Marudut, mobil dinas Bupati Samosir telah dibelanjakan pada Desember 2025 dan saat ini berada di Jakarta karena Bupati menghadiri acara akhir tahun, serta kesiapan menghadapi bencana banjir di Sumatera. Mobil dijadwalkan tiba di Samosir minggu depan. (medanbisnisdaily.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *