Advertisement

Jalan Penghubung Batu Bara–Sergai Rusak Parah, Warga Pagurawan Keluhkan Akses Sekolah dan Ekonomi Terganggu

sumutbisa.online, Batubara – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Batu Bara dengan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, kian memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat di Pagurawan itu rusak parah dan berubah menyerupai kubangan kerbau setiap kali hujan turun.

Pantauan medanbisnisdaily.com, Kamis (2/4/2026), kerusakan mulai terlihat dari perbatasan Sergai–Batu Bara hingga Desa Nanassiam dengan panjang sekitar 7 kilometer.

Jalan yang bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan tersebut dipenuhi lubang besar yang tergenang air, sehingga membahayakan pengendara dan memperlambat mobilitas warga.

Yusnizar, warga setempat, menyebut jalan tersebut merupakan jalur utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menjalankan aktivitas harian, hingga akses anak-anak menuju sekolah.

“Sudah lama rusak tapi tidak pernah diperbaiki. Kalau hujan, air memenuhi badan jalan dan sangat mengganggu, terutama anak sekolah yang berjalan kaki,” ujarnya.
Ia juga mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap usahanya. Genangan air di depan rumah membuat pelanggan enggan datang.

“Tidak ada yang beli sandal karena depan rumah penuh air, sulit untuk parkir,” keluhnya.
Keluhan serupa disampaikan Ernawati. Ia mengaku kesulitan setiap kali mengantar anaknya ke sekolah di kawasan Pagurawan.

“Sangat terganggu karena hampir seluruh badan jalan digenangi air. Kami berharap segera diperbaiki agar warga tidak terus dirugikan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian belum memberikan keterangan terkait upaya atau usulan perbaikan jalan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumatera Utara. (medanbisnisdaily.com)