Advertisement

Bawa Tuntutan ke Mabes Polri, KAMMI Sumut Desak Kapolrestabes Medan Dicopot

sumutbisa.online, Medan – Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara (PW KAMMI Sumut) mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Jumat (19/6) kemarin.

Kedatangan pengurus PW KAMMI Sumut tersebut didampingi oleh fungsionaris Pimpinan Pusat (PP) KAMMI serta perwakilan kader KAMMI dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka bertujuan menyampaikan surat desakan hukum secara langsung kepada Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri.

Ketua PW KAMMI Sumut, Hasan Basri SH, mengatakan langkah membawa aspirasi hingga ke tingkat Mabes Polri dilakukan karena menurunnya kepercayaan terhadap Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Menurutnya, Polda Sumut terkesan tidak tegas dan lamban dalam mengambil tindakan terhadap jajaran di bawahnya.

“Kami sudah melayangkan laporan dan desakan resmi ke Divisi Propam Polda Sumut terkait buruknya kinerja dan lambannya proses hukum di bawah kepemimpinan Kapolrestabes Medan. Namun, hingga saat ini Polda Sumut tidak menunjukkan ketegasan dan terkesan melakukan pembiaran dengan tidak mencopot Kapolrestabes Medan,” ujar Hasan Basri kepada wartawan di Medan, Sabtu (20/6).

Ia menilai ketidaktegasan Kapolda Sumut beserta jajarannya dalam mengevaluasi Kapolrestabes Medan telah mencederai rasa keadilan masyarakat serta merusak citra institusi Polri di mata publik.

Dalam rilis resminya, PW KAMMI Sumut bersama PP KAMMI menyampaikan tiga tuntutan kepada Divisi Propam Mabes Polri agar segera menjadi perhatian Kapolri, yakni:

  1. Mendesak Kapolri dan Kadiv Propam Polri untuk segera mencopot Kapolrestabes Medan dari jabatannya karena dinilai gagal menjaga profesionalitas, transparansi, dan kecepatan pelayanan publik.
  2. Mengecam sikap Polda Sumut yang dinilai tidak tegas sehingga memperpanjang ketidakpastian hukum dengan membiarkan pejabat yang dianggap bermasalah tetap menduduki jabatannya.
  3. Mendesak Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Khairul Umam serta segera menangkap dan menahan pelaku yang hingga kini belum tersentuh proses hukum.

Hasan Basri menegaskan, KAMMI se-Indonesia akan terus mengawal kasus tersebut hingga terdapat langkah konkret dari Mabes Polri. Ia berharap semangat Polri Presisi yang digaungkan Kapolri dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Kehadiran saudara-saudara kami dari Pimpinan Pusat dan perwakilan KAMMI se-Indonesia hari ini merupakan bukti bahwa persoalan penegakan hukum di Medan telah menjadi perhatian nasional. Kami mendesak Kadiv Propam Mabes Polri untuk segera menindaklanjuti laporan kami. Copot Kapolrestabes Medan, tangkap pelaku penganiayaan terhadap Khairul Umam, dan kembalikan marwah Polri,” tegasnya.

PW KAMMI Sumut menyatakan akan terus mengawal perkembangan laporan tersebut dan mendorong adanya langkah tegas dari Mabes Polri demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan dan profesional. (wol/ryp)