Advertisement

Mess Atlet Labuhanbatu Memprihatinkan, Pemkab Diminta Segera Beri Perhatian

sumutbisa.online, Rantauprapat – Kondisi Mess Atlet Labuhanbatu yang berada di kompleks Stadion Binaraga Rantauprapat, Jalan Binaraga, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, menuai perhatian. Fasilitas yang semestinya menjadi penunjang kegiatan olahraga tersebut terlihat kurang terawat.Pantauan jurnalis harianSIB.com di lokasi, Sabtu (1/8/2026), kerusakan terlihat pada bagian sudut kanan atap bangunan. Kerangka atap tampak patah, sementara area di sekitarnya ditumbuhi rumput liar hingga menambah kesan bangunan kurang mendapat perawatan.

Kondisi memprihatinkan juga terlihat pada bagian pekarangan. Rumput liar tumbuh menyemak dan sejumlah sampah tampak berserakan di sekitar area mess.Padahal, fasilitas tersebut masih memiliki fungsi dan disebut masih dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Seorang warga sekitar, Agus, mengatakan Mess Atlet tersebut dibangun pada masa pandemi Covid-19, sekitar tahun 2020 atau 2021.Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun pemerintah semestinya mendapat perhatian dan pemeliharaan secara berkala agar tidak cepat rusak.

Warga lainnya, Nani, menyebut Mess Atlet hingga kini masih digunakan, termasuk sebagai tempat menginap calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang menjalani karantina menjelang pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus.”Mess ini juga setiap tahun dipakai untuk tempat menginap calon Paskibra yang sedang mengikuti karantina,” sebut Nani saat berolahraga jogging di sekitar lokasi mess tersebut.

Masyarakat berharap Pemkab Labuhanbatu segera melakukan pengecekan dan pembenahan terhadap fasilitas tersebut. Perbaikan atap, pembersihan pekarangan serta penataan lingkungan dinilai perlu dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah dan mess tetap aman serta nyaman digunakan.

Perawatan Mess Atlet dinilai penting sebagai bentuk perhatian terhadap aset daerah sekaligus dukungan bagi pembinaan olahraga di Labuhanbatu.

Warga berharap fasilitas yang masih dibutuhkan tersebut tidak dibiarkan terbengkalai, melainkan ditata dan dipelihara secara rutin agar dapat dimanfaatkan secara optimal. (hariansib.com)