Advertisement

Blackout ‘Paksa’ Genset Menyala, 2 Nyawa Melayang, Lebih 24 Jam Listrik Padam!

sumutbisa.online, Medan – Gelombang blackout yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatera kini menyisakan cerita duka di Kabupaten Batubara. Dua orang karyawan ditemukan meninggal dunia di dalam ruko penjualan aksesoris handphone Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Sabtu (23/5).

Selain dua korban meninggal, dua korban lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung mendapat penanganan medis. Dugaan awal, para korban terpapar asap dari mesin genset yang digunakan saat pemadaman listrik berlangsung.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Rekan kerja korban yang datang untuk membuka toko merasa curiga karena ruko masih tertutup rapat dan tidak ada respons dari dalam.

Saksi Dinda Selvira Manalu diketahui sudah datang sejak pukul 08.00 WIB dan sempat mencoba menghubungi salah satu korban. Namun panggilan telepon tidak dijawab.

Karena tidak ada respon, pimpinan toko Edo Setiawan kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membuka paksa pintu ruko. Setelah pintu berhasil dibuka, para korban ditemukan berada di dalam ruangan.

Warga yang melihat kondisi tersebut langsung membantu proses evakuasi. Situasi di lokasi sempat membuat warga sekitar geger, terlebih di tengah suasana pemadaman listrik yang sebelumnya terjadi di sejumlah daerah di Sumatera.

Dalam kejadian itu, dua korban dinyatakan meninggal dunia masing-masing perempuan berinisial RR (24) warga Kota Tebingtinggi dan AA (22) warga Kabupaten Serdang Bedagai.
Sementara dua korban lainnya yakni M (22) dan DCA (17) berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan di RSUD Bidadari. Keduanya dilaporkan sudah dalam kondisi sehat.

Kasi Humas Polres Batubara AKP P Tamba membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini dua korban dinyatakan meninggal dunia dan dua orang lagi sudah sehat setelah dilarikan ke RSUD Bidadari,” ujarnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian. Dugaan sementara mengarah pada paparan asap mesin genset di dalam ruangan tertutup.

Penyebab Listrik Padam

Cuaca ekstrem mengakibatkan gangguan kelistrikan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rambai yang membuat sebagian besar wilayah Sumatera terjadi padam listrik.

Sejak padamnya listrik di wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) pukul 18.45 Wib, hingga Minggu (24/5) pagi masih ada wilayah yang masih pengalami pemadaman listrik.

Sejumlah penyulang dari 540 penyulang sudah dipulihkan namun masih banyak penyulang yang dalam proses percepatan pemulihan.

Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra menuturkan PLN masih terus berupaya melalukan pemulihan agar listrik di seluruh wilayah normal kembali.

Pantauan Waspada Online, masih ada beberapa wilayah yang padam listrik hingga Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB pagi, salah satunya di Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai dan wilayah lainnya.

Manajemen PLN pun menyampaikan permohonan maaf mepada masyarakat yang terdampak atas padamnya listrik di sejumlah wilayah Sumatera Bagian Utara. (wol/gus/d2)