Advertisement

Pembangunan di Kota Medan Hanya Hamburkan Uang Rakyat, tak Ada Kajian Matang

sumutbisa.online, Medan – Anggota Komisi IV DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution, menilai sejumlah pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan terkesan tidak melalui perencanaan matang dan justru mengarah pada pemborosan uang rakyat. Salah satu contoh yang disorotnya adalah pembangunan Lapangan Merdeka Medan.

Penilaian itu disampaikan Edwin saat Rapat Evaluasi Triwulan IV Komisi IV DPRD Medan bersama Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru) Kota Medan, Senin (5/1), di ruang Komisi IV DPRD Medan. Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi IV Paul Mei Anton Simanjuntak dan dihadiri Kadis Perkimcitaru Kota Medan, John Ester Lase.

“Jadi kita ini kadang-kadang membangun hanya untuk menghabiskan uang. Tidak melihat kondisi-kondisi tertentu yang bisa berdampak kerusakan terhadap aset pemerintah yang dibangun,” kritik Edwin.

Edwin mengingatkan, saat banjir melanda Kota Medan pada, Kamis (27/11) tahun lalu, Lapangan Merdeka turut terendam banjir. Akibatnya, sejumlah fasilitas di basement, termasuk eskalator yang masih baru, mengalami kerusakan. Kondisi tersebut, kata Edwin, tentu akan menimbulkan biaya perbaikan tambahan yang kembali dibebankan kepada APBD Kota Medan.

“Yang ingin saya pertanyakan apakah tidak ada kajian-kajian dalam rangka mengantisipasi kejadian tersebut. Termasuk misalnya padamnya listrik yang dijadikan alasan. Sehingga pompanya tidak bekerja, ini kan lucu. Padahal genset ada untuk bagaimana pompa itu bisa bekerja,” cecar politisi PAN itu sembari meminta agar kejadian serupa tidak terulang ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Perkimcitaru Kota Medan, John Ester Lase, mengaku tidak terlibat dalam proses perencanaan awal pembangunan Lapangan Merdeka.

“Namun pengalaman waktu banjir besar, tidak hanya Lapangan Merdeka Medan, Sun Plaza juga kebanjiran karena tingginya sudah melewati batas bram jalan. Kendalanya saat itu listrik mati sehingga pompa tidak naik ke atas. Jadi Kita minta bantuan dari Pemadam Kebakaran dan Dinas PU Kota Medan,” jelasnya.

John Ester Lase menambahkan, pihaknya kemudian melakukan evaluasi terkait penggunaan genset di kawasan Lapangan Merdeka Medan. Menurutnya, genset yang tersedia saat ini digunakan untuk seluruh area.

“Pada saat banjir gensetnya dinyalakan, mungkin bisa korslet. Oleh karena itu, kita ambil solusi sepertinya di tahap tiga atau ke depan kita mengadakan genset khusus hanya untuk darurat. Ketika mati lampu, genset khusus ini bisa dinyalakan tanpa mengganggu yang lain,” pungkasnya. (wol/mrz/d1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *