sumutbisa.online, Sidikalang – Biaya pengobatan siswa SMK yang keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang terjadi pada bulan Februari yang lalu sudah dibayar pihak Badan Gizi Nasional (BGN) secara bertahap.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Dairi Wahyu Daniel Sagala dan juga Wakil Bupati Dairi dikonfirmasi Waspada di ruang kerjanya, Kamis (23/4), mengatakan pembayaran tagihan biaya pengobatan untuk siswa SMK yang mengalami keracunan makanan bergizi gratis kemarin di RSUD Sidikalang sudah dibayar pihak BGN secara bertahap.
“Selaku Ketua Satgas SPPG Kabupaten terus mendorong agar program pemerintah pusat dapat sukses. Untuk pembangunan SPPG di seluruh kecamatan di Dairi sudah tercapai kecuali dapur bagian wilayah terluar dan tertinggal,” sebut Wahyu.
Ditambahkan Wahyu Sagala bahwa, penanganan siswa keracunan makanan kemarin ada di tiga tempat yang menangani yaitu, RSUD Sidikalang, RSU Serinapita Sidikalang dan Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang.
Namun dikatakan Wahyu, secara rinci belum ada laporan BGN kepada Satgas SPPG Makanan Bergizi Gratis Kabupaten Dairi.
Tapi Informasi secara lisan yang diterima sudah dibayarkan secara bertahap ke pihak rumah sakit.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang dr Benny Purba didampingi Sekretaris Marta Sianturi ditemui di Kantor DPRD Dairi mengatakan bahwa biaya pengobatan siswa yang keracunan kemarin sudah dibayarkan per hari ini tanggal 23 April 2026.
Saat ditanya total yang sudah dibayarkan pihak BGN ke RSUD Sidikalang belum dapat diterangkan secara rinci, sebab dikatakan baru mendapat informasi dari bendahara penerimaan rumah sakit umum bahwa sudah ada info pembayarannya.
“Nanti di infokan ya setelah kami cek di bendahara penerimaan rumah sakit,” katanya.
Sebelumnya diberitakan Waspada, biaya pengobatan siswa SMK HKBP Sidikalang dan SMK Arina Sidikalang yang mencapai 250 orang itu dengan jumlah tagihan sebesar Rp270.631.500 untuk 149 kasus.
Sedangkan untuk total tagihan biaya di Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang, Waspada belum dapat informasi. Saat hendak dikonfirmasi, menurut staf yang ditemui di Puskesmas Huta Rakyat mengatakan Kepala Puskesmas dr Rudi K Purba sedang ke Kantor Dinas Kesehatan Dairi dan Kepala Tata Usaha Irma Manullang sedang ke Kantor Bupati. (wsp/A21/A13/d2)






