Advertisement

Di Hadapan Mendagri, Bobby Nasution Blak-blakan Ingin 2 Periode Gubernur: 2027 Jadi Titik Penentu

sumutbisa.online, Medan – Medan. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara terbuka mengungkap keinginannya untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode. Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sumut 2027 di Medan, Rabu (22/4/2026).

Di hadapan pejabat pusat, anggota DPR/DPD RI, serta kepala daerah se-Sumut, Bobby menegaskan bahwa tahun 2027 menjadi fase krusial yang akan menentukan arah kelanjutan program pemerintahannya.

“Tahun 2027 ini titik krusial bagi kami yang baru satu periode. Kami masih berkeinginan maju ke dua periode. Di sinilah ditentukan apakah program yang kami mulai bisa dilanjutkan dan dikembangkan,” tegas Bobby.

Menurutnya, program yang telah dirintis sejak awal masa jabatan pada 2025 hingga 2026 akan memasuki fase ekspansi pada 2027. Ia menilai keberhasilan fase ini akan menjadi penentu apakah kebijakan yang dijalankan mampu memberi dampak jangka panjang hingga 2029.

Dalam paparannya, Bobby juga membeberkan sejumlah program prioritas, di antaranya kebijakan sekolah gratis tingkat SMA di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2026.

Selain itu, Pemprov Sumut juga mendorong pemerataan layanan kesehatan melalui penambahan dokter spesialis, terutama di daerah tertinggal seperti Kepulauan Nias. Saat ini, sebanyak 18 dokter tengah menjalani pendidikan spesialis melalui kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara.

“Ke depan tidak hanya Nias, tapi daerah lain juga akan kita dorong agar tidak kekurangan dokter spesialis,” ujarnya.

Bobby menegaskan, seluruh program tersebut tidak sekadar menjadi warisan kebijakan, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai informasi, Bobby Nasution bersama wakilnya Surya resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2025–2030 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. (medanbisnisdaily.com)