sumutbisa.online, Tebing Tinggi – Seratusan rumah di sejumlah kawasan Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara terendam banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Simalungun yang menyebabkan Sungai Padang meluap, Senin (11/5/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawasan yang paling terdampak banjir berada di sekitar bantaran Sungai Padang, seperti Kampung Semut, Pajak Inpres hingga kawasan kantor PLN Kota Tebing Tinggi.
Banjir juga sempat menggenangi jalan di depan RS Sri Pamela Tebing Tinggi sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengendara yang melintas.
Seorang warga, Mira, mengatakan air naik secara tiba-tiba menjelang siang dan merendam kawasan Pajak Inpres.
“Air tiba-tiba naik dan menggenangi kawasan Pajak Inpres sampai depan RS Sri Pamela. Banjir akibat Sungai Padang meluap, tetapi tidak berlangsung lama karena air sudah surut,” ujarnya.
Camat Rambutan, Herlan Kota mengatakan sedikitnya tiga lingkungan di Kecamatan Rambutan terdampak banjir akibat luapan Sungai Padang.
“Ada tiga lingkungan yang terdampak. Saat ini air mulai surut dan aktivitas masyarakat mulai kembali lancar,” katanya.
Meski air mulai surut, warga yang tinggal di bantaran Sungai Padang diminta tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Tebing Tinggi, Legino belum berhasil dikonfirmasi terkait penyebab detail banjir serta jumlah pasti rumah warga yang terdampak. (medanbisnisdaily.com)






