Advertisement

Diduga Sosok yang Dicari-cari KPK Muncul Dampingi Bobby Nasution saat Peresmian KDKMP

sumutbisa.online, Medan – Kehadiran seorang pria yang pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan peresmian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Medan, Sabtu (16/5) kemarin, menuai sorotan publik.

Dalam agenda yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution tersebut, tampak sosok diduga Samuel Nababan berada di belakang Bobby saat memberikan pernyataan kepada awak media.

Sorotan itu muncul dari video berdurasi sekitar 20 detik yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Bobby Nasution memberikan keterangan terkait ketidakhadiran Wali Kota Medan Rico Waas dalam agenda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut. Di belakang Bobby Nasution, diduga kuat Samuel Nababan mengenakan kaos hijau dan kemeja hitam.

Diduga nama Samuel Nababan sebelumnya sempat mencuat dalam perkara dugaan korupsi yang dikenal sebagai kasus ‘Blok Medan’ yang menyeret mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. Terduga Samuel diketahui pernah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

Menanggapi kemunculan diduga mirip Samuel Nababan dalam kegiatan resmi pemerintahan itu, seorang pengamat sosial politik bernama Ari menyayangkan situasi ini. Menurutnya, kemunculan figur yang pernah dipanggil KPK di sekitar pejabat publik dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Rusak sudah kredibilitas Gubsu Bobby, karena kok membiarkan orang-orang seperti itu di belakangnya dan muncul ke publik,” ujar Ari.

Ari juga mendesak KPK untuk tetap melanjutkan pengusutan perkara dugaan korupsi Blok Medan meski Abdul Ghani Kasuba telah meninggal dunia. Ia menilai masih terdapat sejumlah fakta persidangan dan keterangan terdakwa yang perlu didalami lebih lanjut oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Panggil paksa dan periksa Samuel Nababan (diduga) yang seolah kebal hukum. Jangan ada kesan KPK memberi kekebalan hukum kepada siapapun di negeri kami ini,” tegasnya. (wol/mrz/d2)