sumutbisa.online, Batangtoru – Seorang ibu Yasine 43 dan anaknya Sariman Gulo (25 ) menjadi korban longsor di Kelurahan Wek 1, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Senin (18/5/2026) malam pukul 19.00 WIB.
“Laporan dari petugas gabungan BPBD, TNI, Polri dan pihak Kecamatan. Ibunya sudah dapat dan di bawa ke puskesmas, pukul 9.28 WIB,” ungkap Camat Batangtoru Mara Tinggi, Selasa (19/5/2026).
Mara Tinggi mengatakan, pihaknya sudah menurunkan alat berat, dan terus melakukan pencarian satu korban lagi. Pencarian akan dilanjutkan hingga satu korban lagi ditemukan.
Informasi yang diperoleh, dari kantong celana korban yang ditemukan ada uang Rp1.060.000, sepasang anting dan handphone. Saat longsot terjadi, ibu dan anak yang menjadi korban hendak menghalau air yang mulai masuk ke rumah. Hujan deras yang terus menerus di sore itu menyebabkan rumah korban tergenang air.
Sariman Gulo, yang hingga saat ini belum ditemukan pergi ke belakang rumah yang jaraknya sekitar 50 meter. Melihat itu, sang ibu, Yasine juga ikut menyusul. Keduanya berada di belakang rumah untuk memperbaiki aliran air yang sudah masuk ke rumah.
Sekitar 15 menit berada di belakang rumah, suara gemuruh mendadak terdengar dari arah belakang. Ketika itu tanah di belakang rumah yang kondisinya menanjak longsor.
“Aku lihat sudah longsor. Batu yang ada di atas sudah ikut longsor. Kupangggil-panggil ibu dan abang, nggak ada balasan,” ujar Viki, anak korban yang lain. (nusantaraterkini.co)






